REVIEW DRAMA KOREA Chicago Typewriter (tvN, 2017)

Sebenarnya aku udah nargetin nonton ini udah dari lama banget gara-gara lagi semangat banget pengen jadi penulis. Tapi baru masuk ke wishlistnya aja belum sempet nonton sampai akhirnya aku lupa punya drama ini di wishlist aku hehe. Terus baru diingatkan lagi waktu lagi liat-liat drama yang ada di viu, akhirnya coba nonton satu episode dan ternyata cocok. Akhirnya download drama ini sampai selesai dan sekarang nggak bisa move on.

Profil

Drama         : Chicago Typewriter
Hangul        : 시카고 타자기
Director      : Kim Cheol Kyu
Writer         : Jin Soo-Wan
Network     : tvN
Episode      : 16 Episode
Genre         : Fantasi, Romantis.
Drama ini diperankan oleh
 Yoo Ah-In (Han Se-Joo)

Lim Soo-Jung (Jeon Seol)

Ko Gyung-Pyo (Yoo Jin-O)

Plot

Penulis yang hidup di bawah pemerintahan Jepang pada tahun 1930-an bereinkarnasi menjadi penulis laris yang sedang dalam kemerosotan, seorang  ghostwriter yang misterius dan fans penulis terlaris.(Asianwiki)

Han Se-Joo dikisahkan  bereinkarnasi menjadi penulis best seller, kemudian bukunya ternyata membuat seseorang melakukan pembunuhan. Fans fanatiknya merasa bahwa kisah yang ditulis oleh Han Se-Joo tentang dirinya, tapi dia marah karena endingnya sang tokoh utama meninggal. Akhirnya Fans tersebut mendatangi kediaman Han Se-Joo dan menerornya,

Saat itu, sebelum kejadian Jeon Seol bertugas mengantarkan mesin tik dari Chicago ke rumah Han Se Joo. Anehnya saat itu pintu rumah Han Se Joo langsung terbuka ketika Jeon Seol datang ke rumahnya bersama seekor anjing yang menyelonong masuk ke rumah Han Se Joo dan sengaja memakan flashdisk berisi naskah novelnya. Kejadian itu membuat mereka sering bertemu. Bahkan ketika Han Se Joo diteror fans fanatiknya, Jeon Seol yang menyelamatkannya.


Kejadian teror itu membuat Han Se Joo terguncang dan membuatnya berhenti menulis. Setiap kali mencoba untuk menulis pikirannya mendadak blank. Saat itu, Han Se Joo depresi berat bahkan mengancam bahwa ia akan berhenti dari profesinya yang seorang penulis. 

Di tengah keterpurukan itu, tanpa diketahui seseorang sudah menulis naskah untuknya. Sebagai seorang penulis profesional hal itu membuat harga dirinya terluka. Bagaimana pun ghostwriter bukanlah pilihan bagi Han Se-Joo, bahkan untuk menghentikan pengerjaan naskah yang ditulis Yoo Jin-O ghostwriter nya ia mengumumkannya pada media. Tentu saja, hal itu tidak terbukti karena Yoo Jin-O seorang hantu.

Sumpah selama nonton drama ini benar-benar nggak ada yang kebayang sedikit pun, bagaimana pun setiap episode memang memberikan plot twistnya sendiri. Seriusan deh selama nonton kalian akan mencoba menebak-nebak sebenarnya kematian mereka bertiga di masa lalu itu gara-gara apa. Apalagi ketakutan Jeon Seol tentang siapa yang sebenarnya dia tembak hingga meninggal. Sumpah deg-degan terus.
Saya suka sekali dengan chemistry antara Yoo Ah In dan Lim Soo Jung, gemes banget mereka tuh. Meskipun sebenarnya selama drama Han Se Joo itu karakternya naik turun terus, kadang manis, kadang marah-marah, sulit sekali memahami dia. Selain itu, kalian pasti suka sama bromance Han Se Joo dan Yoo Jin-O. Bahkan aku sampe ikutan sedih sampai akhir karena persahabatan mereka. Ngga kuat huhu.

Selain karena story line nya menarik dan anti mainstream, ostnya pun enak-enak didengar. Seriusan deh setelah nonton drama ini karena susah move on aku terus-terusan putar-putar OSTnya, karena enak-enak huhu.

Tapi saya sedikit terganggu dengan editingnya yang agak kasar, kadang perpindahan scene nya terlalu keliatan. Bahkan pernah di satu episode dalam satu moment dimana itu tuh sebenarnya bisa jadi puncak perasaan kedua tokoh, bahkan ostnya udah masuk. Eh tiba-tiba dipotong ditengah-tengah lagu dan masuk emosi lain. Kan kesel juga ya. Tapi, dibalik semua itu drama ini memang layak ditonton dan dinikmati. Apalagi kamu-kamu yang suka dengan drama Mr Sunshine juga.




0 Comments

Nama :
Pesan & Kesan

Follow Me On Instagram