REVIEW ANIME Akagami No Shirayuki-hime (Snow White with the Red Hair) : Summer, 2015
Kebetulan sudah terlalu lama saya tidak menjelajah anime karena sedang senang menamatkan drama korea, thailand, china. Bisa dibilang saya lagi senang nonton manusia hehe. Tapi, saya mencoba membuka kembali kegemaran yang sudah lama saya tinggalkan karena keterbatasan waktu dan kebetulan selama beberapa tahun terakhir ini semua perhatian saya memang terkuras habis di kampus.
Entah karena masalah tugas, organisasi, atau masalah lain yang muncul. Bahkan hari libur pun saya habiskan untuk istirahat dan tugas lagi. Atau bahkan harus pergi ke program kerja dan pergerakan yang sedang dilaksanakan. Semua itu membuat saya meninggalkan banyak hal salah satunya menulis dan menonton. Meskipun menonton masih saya lakukan di bioskop itu pun ketika ada film bagus atau teman-teman sekelas mengajak.
Ketika sedang mencari anime baru yang bisa saya tonton dan kebetulan juga waktu itu sedang mengumpulkan series Anime Natsume Yuujinchou, saya pun sekalian mencari stok baru dari genre anime yang saya suka. Biasanya saya paling sering menonton anime bergenre romantis, slice of life, shoujo. Untuk saat ini lebih sering berkecimpung di ketiga genre tersebut. Selama ada salah satunya saya tidak masalah dengan genre yang mendampinginya.
Profil
Judul : Akagami No Shirayuki-hime
Episode : 12 + OVA
Produser : Hakusensha, Warner Bros. Japan, KlockWorx, Showgate
Licensors : Funimation
Studio : Bones
Genre : Fantasy, Romance, Drama, Shoujo
Plot
Shirayuki harus pergi meninggalkan kampung halamannnya karena tidak mau dijadikan selir oleh pangeran di kerajaannya gara-gara rambut merah terangnya. Namun, ditengah pelarian tersebut Shirayuki tiba-tiba bertemu dengan pangeran kedua dari kerajaan tetangga, Pangeran Zen. Dimana awal perjumpaannya itu Zen terjatuh saat melompat dari dinding tinggi karena kaget melihat Shirayuki di bawahnya.
Shirayuki ini seorang ahli obat herbal, kemampuannya selalu luar biasa dan dia memang dapat diandalkan. Sebelum sempat meninggalkan kampung halamannya, masyarakat di kampung tersebut memang selalu mengandalkan obat-obatan yang diracik sendiri oleh tangan Shirayuki. Karakternya sendiri sangat mudah di sukai, karena dia baik dan berani juga unik dengan caranya sendiri.
Pertemuannya dengan Pangeran Zen sendiri memberikan ruang nyaman sekaligus tertekan di saat yang bersamaan. Sebab bagaimana pun, status sosial Shirayuki benar-benar jauh di bawah Zen. Banyak hal yang menuntut dirinya untuk menjauhi Zen karena mereka menganggap status sosial Shirayuki tidak pantas. Tapi, Shirayuki tidak menyerah walaupun sebenarnya status dia bisa naik dengan kemampuan dan kedudukan pangeran Zen sendiri. Dia tetap emnolak tawaran tersebut dan berusaha dengan kemampuannya sendiri.
Tidak peduli jika dulu nyawanya sempat terancam atau tekanan batin yang diberikan Pangeran Izana (Pangeran Pertama Kerajaan Clarines). Syirayuki tetap maju dengan berani.
Seriusan deh waktu nonton anime ini bener-bener gemes banget sama mereka berdua. Apalagi kalau salah satunya lagi tersipu, manis banget. Tanpa banyak drama mereka menjalankan hubungan dengan rasa saling percaya yang kuat satu sama lain. Nggak tahu deh tapi kayak bener-bener ngerasain kalau mereka semakin sitentang hubungan mereka tuh semakin kuat
Shirayuki dan Pangeran Zen memiliki karater yang mudah di sukai. Pangeran Zen itu orangnya humble, sehingga para bawahannya pun menyukai dan royal terhadapnya tanpa mereka diberikan atau dituntut apapun. Pokoknya kalian harus coba nonton ini, apalagi buat yang nggak terlalu suka sama genre drama yang bikin meledak kepala karena terlalu kesal sama karater utamanya. Ini tuh kisah cinta yang manis deh.
Pokoknya harus nonton! hehe






0 Comments
Nama :
Pesan & Kesan